Tips UNBK, Cadangan/Backup yang Perlu Tersedia dalam Pelaksanaan UNBK

Pengalaman adalah salah satu guru terbaik. Ungkapan semacam ini sangatlah benar. Berkaca dari pengalaman melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) dari tahun-tahun sebelumnya, maka memahami dan membaca ulang Manual Book UNBK sangatlah penting untuk kelancaran pelaksanaan ujian berbasis komputer tersebut.

Dalam pelaksanaan UNBK, terkadang ada hal-hal yang terjadi diluar prediksi kita, khususnya yang berkaitan dengan infrastruktur jaringan didalam sebuah ruangan. Hal yang paling sering terjadi adalah listrik padam dan koneksi internet terputus.

Oleh karena itu, ada beberapa hal yang perlu disediakan backup dalam perlaksanaan UNBK.

1. Internet
Hendaknya tidak mengandalkan pada satu koneksi internet saja, tetapi menyediakan backup. Biasanya proktor / teknisi memiliki berbagai cara untuk menyediakan backup koneksi internet. Misalnya, dengan Tethering HP dan memasang Wifi Adaptor pada komputer server.

2. Listrik
Sebagai backup, sediakan genset atau jalur listrik lain.

3. Hub/Switch
Hendaknya menyediakan switch cadangan untuk mengantisipasi bila sewaktu-waktu switch yang digunakan terjadi kerusakan secara tiba-tiba.

4. Komp. Server dan Client (plus perantinya)
Komputer Server cadangan dan client cadangan merupakan hal penting dalam pelaksanaan UNBK sebagaimana tertera didlaam POS UNBK.

Minimal terdapat UPS pada Komputer Server, modem maupun switch yang menghubungkan modem ke komputer server, dan komputer server ke client. Lebih bagus lagi, masing-masing komputer (PC) memiliki UPS dan Stabilizer, kecuali bagi yang menggunakan laptop.

5. VHD dan Transfer Respons
Membackup VHD yang sudah sinkron merupakan hal wajib dalam pelaksanaan UNBK. Demikian juga membuat TransferRespons. Oleh karena itu, hendaknya menyediakan Flashdisk / Harddisk untuk mensetting fasilitas transfer respons tersebut.

Selain hal diatas, ada beberapa hal yang juga perlu dilakukan saat pelaksanaan UNBK.

1. Backup Laporan Ujian
Setelah ujian per-sesi selesai dan jawaban siswa sudah terupload, maka proktor harus membackup / mendownload dan menyimpan hasil ujian (pekerjaan peserta Ujian) pada Menu Laporan. Isi nama Proktor dan Pengawas.

2. Backup Database (.source)
Backup database dilakukan setelah selesai semua sesi atau pada setelah sesi terakhir ujian pada menu Backup. Simpan file berformat .source dan jangan melakukan Hapus apapun.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

x

Check Also

Membangun Kerja Tim di Sekolah

Kesuksesan dalam pelaksanaan program-program sekolah tidak akan bisa dicapai kecuali ...