Pak Heri sedang mengajar

Disabilitas Tak Halangi Semangat Mengajar Pak Heri

Pak Heri, begitu panggilan akrab guru pengajar Perbankan Syariah di SMK Nahdlatul Ulama Balikpapan. Keterbatasan fisik tak menghalangi pak Heri untuk terus mencurahkan ilmunya kepada peserta didik.

Sejak balita, pak Heri mengidap penyakit polio pada usia 1,5 tahun. Kaki kanannya diserang virus poliomyelitis, akibatnya menjadi lumpuh. Kondisi tersebut diperparah dengan beberapa kali jatuh sampai berkali-kali dilakukan operasi. Operasi terakhir dilakukan pada Januari 2018 dimana dokter yang menangani pak Heri sudah menyatakan “angkat tangan” apabila mengalami kecelakaan kembali. Namun, kondisi itu sama sekali tak membuat pak Heri surut semangat. Ia tetap beraktifitas seperti biasa, bahkan ia tetap menggunakan kendaraan motor roda tiga, walaupun kadang menggunakan roda 2. Kendaraan roda tiga lebih banyak menemani aktifitas beliau, selain tongkat yang selalu Pak Heri bawa. Saat ini, pak Heri tinggal kawasan PJHI Batakan.

Dari Malang ke SMK Nahdlatul Ulama

Ia merantau ke Kota Balikpapan sejak April 2011. Para mulanya, ia bekerja di Koperasi Keuangan Syariah, tercatat sebagai penyuluh agama Honorer Balikpapan, penyuluh dan pendamping koperasi dibawah Dinas Koperasi, sampai pendamping KUR (Kredit Usaha Rakyat) di Balikpapan. Namun sekarang, semua aktifitas itu dihentikan karena kondisi yang tidak lagi memungkinkan.Disamping itu, tercatat juga pernah mengajar sebagai Dosen LP3I mulai tahun 2012, mata kuliah Perbankan Syariah, Akuntansi dan Ekonomi.

Sekarang, tidak lagi sebagai dosen. Pak Heri fokus pada aktifitas mengajar di SMK Nahdlatul Balikpapan kompetensi keahlian (jurusan) Perbankan Syariah, sekaligus sebagai Kepala Program Studi Perbankan Syariah.

Siswi Kelas X Perbankan Syariah

Giat Belajar, Menyandang 3 Gelar Sarjana

Lahir di Gresik, Jawa Timur, berdekatan dengan Makam Maulana Malik Ibrahim (Sunan Gresik). Heri menempuh Pendidikan TK di kampung halamannya. Ia kemudian ikut ayah pindah ke Malang. Di Malang, ia sekolah SD Bumi Ayu 2, SMP Negeri 7 dan SMA Negeri 6 Malang.

Proses study tak putus disana, masuk jalur PMDK, ia berhasil masuk dan kuliah di IPB Bogor jurusan Kimia hingga menyandang Sarjana Sains (S.Si.). Lulus dari IPB, ia kuliah kembali di STAI Syariah, jurusan Perbankan Syariah, dengan beasiswa “full study” sampai memperoleh gelar Sarjana Ekonomi Islam (SEI).

Beasiswa “full study” betul-betul dimanfaatkan olehnya untuk terus menuntut ilmu. Setelah dari STAI Syariah, ia masih melanjutkan kuliah di Universitas Muhammadiyah (UNMU) Malang dengan beasiswa “full study”.

Tiga gelar sarjana kemudian disandangnya, Sarjana Sains (S.Si), Sarjaja Ekonomi Islam (S.E.I) dan SE (Sarjana Ekonomi). Selain aktifitas kuliah, Heri juga banyak masuk ke berbagai berbagai organisasi, termasuk pernah menjadi Ketua RT.

Perjuangan Mendapatkan SIM

Aktifitas pak Heri di berbagai tempat, mau tidak mau dilakukan dengan menggunakan kendaraan bermotor. Namun, karena belum ada Surat Izin Mengemudi (SIM) bagi penyandang disabilitas di Kota Balikpapan, pak Heri tidak memiliki SIM dan berkali-kali terkena tilang polisi. Hal yang sama juga dialami oleh rekan-rekan pak Heri sesama penyandang disabilitas. Akhirnya mereka melakukan pengajuan untuk mendapatkan SIM.

Menurut pak Heri, proses untuk mendapatkan SIM  begitu susah, beberapa kali melakukan negosiasi dan pertemuan dengan pihak Satlantas terkait dengan penerbitan SIM.

Tidak ada alat uji berupa sepeda motor roda tiga bagi penyandang disabilitas sempat menjadi alasan tidak bisa diterbitkannya SIM D di Kota Balikpapan. Negosiasi demi negosiasi terus dilakukan hingga mencapai titik kesepakatan.

Berdasarkan cerita pak Heri, ia peserta pertama dalam ujian untuk mendapatkan SIM D di Kota Balikpapan, sekaligus orang pertama penyandang disabilitas yang mendapatkan SIM D di Kota Balikpapan. “Kita sebagai warga yang baik, tetap sadar hukum, dan hanya ingin memiliki SIM”, aku pak Heri.

Pak Heri nekat menggunakan kendaraan roda 2 karena kendaraan roda 3 miliknya mengalami kerusakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Tips Aman Bekerja Didepan Monitor dan Melaksanakan UNBK

Ujian Nasional saat sudah menggunakan komputer atau dikenal dengan istilah ...