Halal bi halal Pergunu Jawa Barat

4 Aspek Harus Jadi Pedoman Guru NU

Untuk menjadi guru Nahdlatul Ulama (NU) yang baik, setidaknya ada empat aspek yang wajib melekat dan menjadi pedoman bagi Persatuan Guru NU (Pergunu). Yaitu aspek amaliyah (perbuatan), aspek fikrah (pemikiran), aspek harakah (pergerakan), dan aspek ghirah (semangat).

Itulah yang diungkapkan Ketua Pergunu Jawa Barat Saepuloh dalam agenda halal bi halal bersama mahasiswa pascasarjana di Masjid Universitas Islam Nusantara (Uninus), Bandung, Jawa Barat, Sabtu (7/7).

“Terlebih, kita semua sebagai guru, dosen, dan ustadz, juga sebentar lagi sebagai magister dan doktor ilmu pendidikan, saya wajibkan ibu dan bapak menjadi garda terdepan dalam mengimplementasikan keempat aspek itu. Terutama kepada keluarga, anak didik, dan lingkungan sekitar,” lanjutnya.

Dikatakan, para kiai serta tokoh-tokoh NU senantiasa mengamanatkan agar amaliyah, fikrah, harakah, dan ghirah bagi Nahdliyin adalah Islam Ahlussunnah Wal Jama’ah An-Nahdliyah. Jangan sampai amaliyahnya NU tapi firkah atau harakah, dan ghirahnya bukan NU.

“Orang-orang yang seperti itu masih ada meskipun jumlahnya sangat sedikit. Beberapa oknum yang mengaku NU tapi dalam kenyataannya selalu bertenrangan dengan NU,” katanya.

Untuk bisa mengimplementasikan keempat aspek itu, Guru Besar Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati, KH Rosihon Anwar, dalam taushiyahnya menyampaikan betapa pentingnya anggota Pergunu memahami secara menyeluruh tentang Islam Nusantara.

“Islam Nusantara itu, ingin mengakomodir lokalitas. Bukan berarti Islam Nusantara anti dengan yang berbau Arab. Oleh karena itu, dalam fiqh dan tasawufnya selalu mengakomodir keragaman,” lanjutnya.

Ia memberi contoh, bahwa Islam Nusantara sesungguhnya tidak anti dengan jenggot. Akan tetapi jangan paksakan orang untuk pakai jeggot,” pungkasnya.

Dalam acara yang bertema ‘Merajut Silaturahmi dan Memperkuat Ukhuwah Nahdliyah’ ini dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Uninus H Husen Saeful Insan, Pimpinan Pusat Pergunu Aris Adi Leksono, Ketua Pergunu se-Jawa Barat, dan seluruh mahasiswa pascasarjana Uninus. (Heri Kuswara/Aru Elgete/Muiz)

Sumber NU Online

SMK NU Balikpapan merupakan salah satu sekolah berbasis Pondok Pesantren (Islamic Boarding School) yang berada di komplek Pondok Pesantren Modern Al-Muttaqien Jl. Letjend S. Parman No. 47 RT. 22 Kelurahan Sumber Rejo Kawasan Gn. Guntur, Kecamatan Balikpapan Tengah. Telp. 0542-733422.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

x

Check Also

Pelajar NU Harus Bisa Mengikuti Perkembangan Zaman

Deputi Pengembangan Pemuda Kemenpora, Asrorun Ni’am Sholeh menyatakan, para pelajar ...